Hukum Donor Darah Pada Bulan Ramadhan


Tanya : Apakah mengambil sedikit darah (donor) dengan tujuan sebagai penghalalan atau bersedekah kepada seseorang di siang hari bulan Ramadhan dapat membatalkan puasa atau tidak ?

Jawab : Jika seseorang mengambil sedikit darahnya yang tidak memberikan efek kepada badannya seperti membuat dia lemah, maka ini tidak membatalkan puasanya baik diambil sebagai penghalalan, atau donor untuk seorang yang sakit, atau bersedekah kepada seseorang yang membutuhkan.

Adapun jika darahnya diambil dengan jumlah yang banyak, yang menjadikan badan lemas, maka dia berbuka dengannya (donor itu telah menjadi sebab sehingga dia berbuka/tidak berpuasa lagi-red). Dikiaskan seperti berbekam yang telah datang riwayatnya dari sunnah bahwa berbekam adalah termasuk salah satu dari pembatal-pembatal puasa.
Dengan demikian, maka tidak boleh bagi seseorang untuk menyedekahkan darahnya yang sagat banyak dalam keadaan dia sedang berpuasa wajib, seperti puasa pada bulan Ramadhan. Kecuali jika di sana ada keperluan yang darurat (mendesak), maka dalam keadaan seperti ini boleh baginya untuk menyedekahkan darahnya untuk menolak/mencegah darurat tadi. Dengan demikian dia berbuka dengan makan dan minum. Lalu dia harus mengganti puasanya yang dia tinggalkan/berbuka. (af)

Sumber : 48 Soal Jawab tentang Puasa bersama Syaikh Utsaimin-rahimahullah, Penulis : Syaikh Salim bin Muhammad Al-Juhani, Penerbit : Maktabah Al-Ghuroba’ Solo.

http://darussalaf.or.id/stories.php?id=915

21 responses to “Hukum Donor Darah Pada Bulan Ramadhan

  1. Ping-balik: Adakah Keutamaan Meninggal di Bulan Ramadhan? « Beranda Hanifatunnisaa·

  2. Ping-balik: Hukum Membayar Utang Piutang dalam Masjid « Beranda Hanifatunnisaa·

  3. Ping-balik: Bolehkah Menyentuh Wanita Ajnabi dalam Kondisi Darurat? « Beranda Hanifatunnisaa·

  4. Ping-balik: Apakah Manusia Bisa Melihat Jin? « Beranda Hanifatunnisaa·

  5. Ping-balik: Hukum Bagi Wanita Hamil yang Berpuasa « Beranda Hanifatunnisaa·

  6. Ping-balik: Hukum Mandi Junub pada Pagi Hari di Bulan Ramadhan « Beranda Hanifatunnisaa·

  7. Ping-balik: Hukum Mimpi Basah di Siang Hari Bulan Ramadhan « Beranda Hanifatunnisaa·

  8. Ping-balik: Hukum Berpuasa bagi Pelaut « Beranda Hanifatunnisaa·

  9. Ping-balik: Hukum Menggunakan Emoticon (Simbol Ekspresi) « Beranda Hanifatunnisaa·

  10. Ping-balik: Hukum Meminta Maaf kepada Orang yang Sudah Wafat « Beranda Hanifatunnisaa·

  11. Ping-balik: Hukum Bermain Game Play Station/Game Komputer « Beranda Hanifatunnisaa·

  12. Ping-balik: Faidah dari Al-Ustadz Adnan Hafizhahullah « Beranda Hanifatunnisaa·

  13. Ping-balik: Bagaimanakah Cara Menyalurkan Zakat? « Beranda Hanifatunnisaa·

  14. Ping-balik: Anjuran untuk Memperbanyak 4 Amal Shaleh di Bulan Ramadhan « Beranda Hanifatunnisaa·

  15. Ping-balik: Fatwa Syaikh bin Baz Seputar Puasa -Hukum Keluar Madzi Saat Berpuasa, dll- « Beranda Hanifatunnisaa·

  16. Ping-balik: Keutamaan Malam Seribu Bulan « Beranda Hanifatunnisaa·

  17. Ping-balik: Apakah Nuzulul Qur’an Sama dengan Lailatul Qadar? « Beranda Hanifatunnisaa·

  18. Ping-balik: Tuntunan Ringkas Menunaikan Zakat Fitrah « Beranda Hanifatunnisaa·

  19. Ping-balik: Kumpulan Tanya Jawab Seputar Puasa Saat Safar « Beranda Hanifatunnisaa·

  20. Ping-balik: Tata Cara Shalat Idul Fitri dan Berhari Raya Sesuai Sunnah Nabi « Beranda Hanifatunnisaa·

  21. Ping-balik: Kumpulan Artikel Seputar Puasa Ramadhan dan Idul Fitri | Beranda Ummu Aisyah·

Komentar ditutup.