Tanya Jawab Masalah Keputihan dan Cairan yang keluar dari Kemaluan Wanita


Apakah Wanita juga Mengeluarkan Cairan Wadi

Al-Ustadz Abu Muawiah Hammad

Sebelumnya, Silahkan membaca dulu penjelasan tentang :

PERBEDAAN dan CARA MEMBERSIHKAN MANI, MADZI, KENCING dan WADI’ (KLIK disini…!!)

Soal :

bismillah, ya ustadz -hafizhokallahu- apakah kaum wanita juga mengeluarkan cairan wadi sebagaimana mereka juga mengeluarkan cairan mani dan madzi ?, barokallahu fiik

Jawab :

Wallahu a’lam, tapi tidak ada dalil yang membedakan antara lelaki dan wanita dalam hal ini. Kapan cairan dengan kriteria wadi keluar dari seorang wanita maka berarti itu wadi.

Soal :

assalamualaikum

maaf ustad, saya mau nanaya, jika saya berangkat kesekolah saya selalu nahan untuk buang air kecil, nah ketika saya hendak buang air kecil ke kamar mandi, saya hendak melihat carian yang keluar dari kemaluan saya, tapi cairannya tidak berbau dan keluar tanpa saya setahui.

apakah itu mani, madzi atau wadi pak ustad

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah.

Mungkin itu kencing dan mungkin pula wadi. Tidak terlalu bermasalah karena hukum keduanya sama yaitu najis.

Soal :

Bismillah

Assalamu’alaykum

Ustadz, selain keempat cairan di atas, adakah cairan lain yg biasa keluar dari kemaluan?

Soalnya kadang tiba2 keluar sesuatu dr kemaluan saya. Bila dibilang mani atau madzi, ketika itu saya tidak sedang bersyahwat. Sementara bila itu kencing atau wadi, dari ciri2nya sepertinya bukan.

Terkadang setelah saya mandi junub dalam keadaan menahan kencing, tiba-tiba keluar dari kemaluan saya cairan berbau seperti mani, padahal saya tidak sedang bersyahwat. Saya menyangka bahwa itu hanyalah air (untuk mandi) yang keluar lagi dari kemaluan saya yang telah bercampur dengan sisa mani yang mungkin masih ada di bagian dalam kemaluan. Sehingga saya teruskan untuk sholat (tanpa mengulang mandi atau berwudhu). Apakah yang saya lakukan benar, Ustadz? Dan tidak perlu mengulang sholat lagi?

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah

Kami belum jelas apakah keluarnya ini sedang shalat atau di luar shalat. Yang jelas, kalau dia memang berbau mani maka dia adalah mani yang seperti antum katakan mungkin masih tertinggal dan belum keluar. Maka jika dia mani maka dia harus mandi junub. Wallahu a’lam.

*  * *

Cairan Yang Keluar Setelah Selesai haidh | Masalah Keputihan


Soal :

Assalamualikum ww.

perempuan jika selesai haid akan mengeluarkan cairan lengket putih seperti nasi. apakah itu najis? bolehkan shalat dengan CD yang terkena cairan tsb? terima kasih

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah.

Yang nampak itu adalah tanda sucinya dia dari haid. Dia bukanlah najis karena tidak ada dalil -sepanjang pengetahuan kami- yang menyatakan najisnya, wallahu a’lam.

Soal :

Assalamualaikum ustaz

ana mau tanya:kalau keputihan itu termasuk yg mana?yang kata ustazah kalau kita lagi solat,kluar maka batal wudlunya,tp tidak najis

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah.

Ada silang pendapat di kalangan ulama mengenai keputihan. Hanya saya pendapat yang lebih tepat adalah bahwa keputihan bukanlah najis dan bukan pula pembatal wudhu jika dia keluar bukan saat masa haid. Wallahu a’lam

Soal :

Assalamu’alaykum ustadz..

Saya seorang wanita, dan sering sekali mengalami keputihan. Apakah itu termasuk mani, madzi, atau wadi?

Apakah keputihan termasuk najis? Jika iya, bagaimana cara mensucikannya? Apakah kita sudah suci bila kita hnya menyiramkan sdikit air diatas celana yg trkena kputihan, namun air tsb tidak mengalir (hanya merembes di celana) tp zat dan baunya sdh hilang?

Kemudian, apa ciri2 mani wanita? Bgaimana membedakan dgn madzi wanita? Karna sampai sekarang, saya tdk pernah mengeluarkan cairan yg memancar kecuali air kencing. Dan apabila ustadz bilang baunya berbeda, maka keputihan yg saya alami terkadang memiliki warna dan bau seperti ciri2 mani yang ustadz sebutkan di artikel. Mohon bantuannya.

Pertanyaan berikutnya agak menyimpang dari artikel. Apakah binatang2 yg hidup di tempat kotor dan najis seperti kecoa, tikus, lalat, dan cacing termasuk najis? Apabila kita terkena binatang2 itu, perlukah kita mencuci bagian yg terkena tsb? Bgaimana juga dgn hukum kotoran mrk?

Afwan kalau pertanyaan saya terlalu banyak. Saya hanya ingin menambah ilmu. Jazakallah khairan atas jawabannya ustadz :)

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah

1. Keputihan, jika dia keluar pada masa haid maka dia dihukumi haid, tapi jika keluarnya di luar masa haid maka dia tidak dihukumi apa-apa, dia bukanlah najis dan bukan pula pembatal wudhu menurut pendapat yang dikuatkan oleh Asy-Syaikh Musthafa Al-Adawi. Hal itu karena hal ini juga dialami oleh para sahabiyat akan tetapi tidak ada satupun nash yang menunjukkan Nabi memerintahkan mereka untuk berwudhu, wallahu a’lam.

2. Silakan baca komentar-komentar dan jawabannya, insya Allah ada keterangan tambahan yang akan saudari dapatkan.

3. Semua hewan yang disebutkan itu bukanlah najis karena tidak ada dalil yang menunjukkan najisnya mereka. Karena hukum asal segala sesuatu adalah suci sampai ada dalil yang menyatakan najisnya.

Soal :

assalamualaikum ust….

saya mau tanya, kalau saya hanya (maaf) berciuman dengan suami dan kemudian merasa keluar cairan putih, apakah itu mazi? padahal saya tidak bersenggama dan tidak lemas setelah keluarnya…

saya bingung itu mazi atau keputihan, karena kalau mazi katanya tidak putih, jadi, itu apa dan bagaimana hukumnya? terimakasih…

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah

Yang nampak itu adalah madzi, wallahu a’lam

Soal :

Assalamualaikum ya ustaz,

Ada kemusykilan di sini harap ustaz dpt membantu.

Saya sangat penat hari ini, lalu tertidur sebentar. Namun tiada mimpi  jima. Bangun dr tidur, membuat kerja sedikit langsung sy ke toilet. Tiada kesan pada pantyliner namun bile menyentuh alat sulit ada sedikit lembap dan cairan lekit yg sgt sedikit.. apa mungkin tuh ya ustad? sy yakinkan diri ianya bukan mani mungkin keputihan atau najis yg lain. tp maseh memerlukan pendapat ustaz.

Jawab :

Waalaikumussalam warahmatullah

Ia itu bukan mani karenanya tidak wajib mandi junub.

*  * *

Sumber : http://al-atsariyyah.com/fiqh/perbedaan-mani-madzi-kencing-dan-wadi.html disusun kembali oleh dr.Abu Hana untuk http://kaahil.wordpress.com

Artikel Terkait:

About these ads

8 responses to “Tanya Jawab Masalah Keputihan dan Cairan yang keluar dari Kemaluan Wanita

    • Wa’alaykumussalam warohmatullahi wabarokatuh,

      Ana bukanlah ustadz, untuk menghilangkan keputihan yang berlebihan silahkan berkonsultasi ke dokter kandungan atau coba memakai panty dan pembalut yang aman. Wallahu a’lam.

    • InsyaAllah shalatnya sah.
      Selengkapnya bisa dibaca tanya jawab berikut ini:

      Keputihan Membatalkan Wudhu?

      Bismillah. Apakah keputihan itu dapat membatalkan wudhu dan shalat? Apakah keputihan itu najis? Jazakumullah khairan.

      085647XXXXXX

      Pendapat yang rajih, hukum asal sesuatu adalah suci dan tidak membatalkan wudhu sampai ada nash dalil yang menjelaskannya.Tidak ada nash yang menjelaskan najisnya keputihan atau termasuk pembatal wudhu.
      Adapun lafadz “yang keluar dari dua jalan qubul dan dubur” bukan lafadz hadits, melainkan pernyataan jumhur ulama; itu pun tidak baku untuk semua permasalahan. Wallahul muwaffiq.

      al-Ustadz Muhammad Afifuddin

      http://hanifatunnisaa.wordpress.com/2013/02/11/apakah-keputihan-najis-serta-membatalkan-wudhu-dan-shalat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s