Nama Faisal Xavier pasti masih asing di telinga penggemar sepak bola, tapi tidak dengan Abel Xavier. Abel adalah mantan bek timnas Portugal era 1990-an, dan pernah bermain di sejumlah klub elite; Benfica, PSV, Liverpool dan AS Roma.
Penggemar sepak bola tentu masih ingat dengan mantan pemain Everton dan Liverpool yang berambut nyentrik itu. Lama tak terdengar kiprahnya setelah kontraknya bersama LA Galaxy diputus di tengah jalan pada 18 Juli tahun lalu, kemarin (25/12) pemain 37 tahun itu mengumumkan pensiun.
Kini, nama Abel tinggal kenangan. Pemilik nama itu memutuskan memeluk Islam, dan berganti nama menjadi Faisal Xavier.
Selama karirnya, pemain kelahiran 30 November 1972 itu pernah 22 kali memperkuat timnas Portugal
dam mencetak dua gol. Karir Xavier ternoda ketika dia dilarang bermain selama 18 bulan karena terbuktii doping ketika memperkuat Middlesbrough di pertandingan Piala UEFAI 2.Vll/2005).Tapi. sanksi itu akhirnya diperpendek menjadi 12 bulan setelah Xavier melakukan banding.

Faisal mengucap sahadat di Ras al-Khaiman, Uni Emirat Arab, dan mengumumkan pengunduran dirinya dari lapangan hijau. Daily Mail memberitakan Faisal merasa berat meninggalkan dunia yang memberikannya materi berlimpah dan ketenaran. Namun ia harus meninggalkannya, dan berkonsentrasi mengerjakan proyek kemanusiaan.
”Ini perpisahan yang emosional. Saya berharap ikut serta dalam sesuatu yang sangat memuaskan dalam kehidupan yang baru. Pada saat-saat kesedihan, saya menemukan kenyamanan dalam Islam. Perlahan-lahan, saya belajar agama yang mengajarkan perdamaian, kesetaraan, kebebasan, dan harapan. Itulah yang saya dapatkan dalam ajaran Islam,” kata Xavier seperti dilansir Daily Mail.

-dari berbagai sumber-

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. .

Ustadz yang semoga selalu di berkahi Allah dan selalu dalam perlindungan- Nya….ana mau tanya apakah untuk seorang yang ingin masuk Islam harus bersyahadat di depan seorang imam, kalau harus di depan seorang imam…apa katagorinya seseorang bisa di sebut imam? apakah cukup seorang imam adalah orang yang biasa mengimami Shalat?atau apakah dengan dia bersyahadat di depan kawannya telah cukup untuk diakui keIslamannya. ..

Jazakallahu Khairan….

————-

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Al-Akh Ahmad Faisal -semoga selalu dalam bimbingan dan petunjuknya-,
Seorang yang ingin masuk Islam, dalam mengucapkan syahadat mempunyai dua keterkaitan,

Pertama, Keterkaitan antara dia dan antara Allah. Dalam kondisi ini kapan dia telah mengucapkan syahadat dengan mengetahui makna, konsekwensi dan syarat-syaratnya, serta meyakinanya, maka hal tersebut telah cukup antara dia dan antara Allah.

Baca Lebih Lanjut »

Abu Harun As Salafy

Kepada engkau yang masih mempertuhankan Isa sebagai juru selamatmu, kepada engkau yang masih sangsi bahwa Islam adalah agamamu, dan kepada engkau yang masih ragu untuk meninggalkan agama nenek moyangmu. Aku persembahkan sebuah tulisan agar engkau menjadi saudaraku, di manapun engkau berada. Kepada engkau yang masih mau menggunakan logika berpikir dan menginginkan ketenangan dalam hidup di surga dan takut akan adzab Tuhannya Isa, padahal sama sekali Ia tidak mengutus Isa melainkan sebagai nabi yang mengajak manusia di jamannya untuk menyembah Allah, Tuhannya.

Baca Lebih Lanjut »

Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al Atsari

Ia adalah seorang laki-laki keturunan sang ayah Holandia dan ibu Indonesia dari kota Ambon yang terletak di pulau kecil di ujung timur kepulauan Indonesia. Kristen adalah agama yang diwariskan keluarganya dari bapak dan kakeknya.

Kakeknya adalah seorang yang punya kedudukan tinggi pada agama kristen yang bermadzhab protestan, bapaknya juga demikian namun ia bermadzhab panticosta. Sedangkan ibunya sebagai pengajar injil untuk kaum wanita, adapun dia sendiri juga punya kedudukan dan sebagai ketua bidang da’wah di sebuah gereja “Bethel Injil Sabino”.

Tidak terbetik dalam hatiku walau sedikitpun untuk menjadi seorang muslim, sebab sejak kecil aku mendapatkan pelajaran dari orang tuaku yang selalu mengatakan padaku bahwa Muhammad adalah seorang laki-laki badui, tidak punya ilmu, tak dapat membaca dan menulis. Bahkan lebih dari itu aku telah membaca buku profesor doktor Ricolady seorang nasrani dari Prancis bahwa Muhammad itu seorang dajjal yang tinggal di tempat ke sembilan dari neraka. Demikianlah kedustaan itu dibuat untuk menjatuhkan pribadi Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, sejak itulah tertanam pada diriku pemikiran salah yang mendorongku untuk menolak Islam dan menjadikannya sebagai agama.

Baca Lebih Lanjut »

Penulis: Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

بسم الله الرحمن الرحيم

PENDAHULUAN

Saudaraku,
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada anda.
Ketahuilah, bahwa wajib bagi kita untuk mendalami empat masalah, yaitu :
1.Ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalilnya.
2.Amal, yaitu menerapkan ilmu ini.
3.Sabar, yaitu tabah dan tangguh dalam mengahadapi segala rintangan dalam menuntut ilmu, mengamalkan dan berdakwah kepadanya.

Dalilnya, firman Allah Ta’ala :
والعصر (1) إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2)إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ سورة العصر
“Demi masa. Sesungguhya setiap manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, melakukan segala amal shaleh dan saling nasehat-menasehati untuk (menegakkan) yang haq, serta nasehat-menasehati untuk (berlaku) sabar.” (Surat al-‘Ashr : 1-3).

Baca Lebih Lanjut »